Senin, 07 Mei 2012
Aku menangis untuk adikku 6 kali
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demihari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung merekamenghadap ke langit.Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis disekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laciayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut didepan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.:
"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya.
Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa punmengaku, jadi Beliau mengatakan :
"Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!".
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikkumencengkeram tangannya dan berkata :
"Ayah, aku yang melakukannya! ".
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitumarahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisannafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami danmemarahi,:
"Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yangakan kamu lakukan di masa mendatang? ... Kamu layak dipukul sampai mati!Kamu pencuri tidak tahu malu!".
Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuhdengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahanmalam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutupmulutku dengan tangan kecilnya dan berkata :
"Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanianuntuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masihkelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikkuketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk keSMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk kesebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman,menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnyamemberengut :"Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitubaik..."
Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas. Sambil berkata :
"Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?".
Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata :
"Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyakbuku."
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya sambil berkata :
"Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya?. Bahkan jikaberarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berduasampai selesai!".
Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjamuang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yangmembengkak, dan berkata :
"Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidakakan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.".
Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan keuniversitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikkumeninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacangyang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkansecarik kertas di atas bantalku:
"Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja danmengirimu uang.".
Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan airmata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun.Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yangadikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi,aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . Suatu hari, akusedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan :
" Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana !".
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, danmelihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen danpasir. Aku menanyakannya, :
"Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?"
Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan merekapikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akanmenertawakanmu? "
Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debudari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku :
"Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamuadalah adikku bagaimana pun penampilanmu. ..".
Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Iamemakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan :
"Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harusmemiliki satu."
Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalampelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telahdiganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, akumenari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskanbegitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!" Tetapi katanya, sambiltersenyum :
"Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkahkamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendelabaru itu..".
Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratusjarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya danmebalut lukanya.aku bertanya :
"Apakah itu sakit?".
"Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi,batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidakmenghentikanku bekerja dan..." Ditengah kalimat itu ia berhenti.
Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun kewajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota . Banyak kali suamiku dan akumengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi merekatidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidakakan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan :
"Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini."
Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkanpekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikkumenolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerjareparasi.
Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel,ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan akupergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu :
"Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harusmelakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yangbegitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. :
"Pikirkan kakak ipar...ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidakberpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apayang akan dikirimkan?"
Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yangsepatah-sepatah:
"Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"
"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu,ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani daridusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanyakepadanya :
"Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?".
Tanpa bahkan berpikir ia menjawab :
"Kakakku."
Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidakdapat kuingat :
"Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiaphari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah danpulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja danberjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetarankarena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya.Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjagakakakku dan baik kepadanya."
Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannyakepadaku.
Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku akhirnya keluar juga :
"Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku."
Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaanini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.
Beda antar Cinta, Suka, dan Sayang
Dihadapan orang yang kau cintai,
Musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
Musim dingin tetap saja musim dingin,hanya suasananya lebih undah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai
Jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
Kau hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai,
Matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
Engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
Kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai
Kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.
Jika orang yang kau cintai menangis,engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,engkau hanya menghibur saja.
Perasaan cinta itu dimulai dari mata sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,cukup dengan menutup telingga,
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai,cinta itu
berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu
yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam,yaitu
rasa saying…rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.Mau
menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.Cinta ingin memiliki,tetapi
sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia….walaupun harus
kehilangan.
Untuk seseorang yang sedang jatuh cinta….......
Confidence, Trust and Hope
CONFIDENCE
Once, all village people decided to pray for rain. On the day of prayer,
all the people gathered but only one boy came with an umbrella; that's
Confidence.
TRUST
Trust should be like the feeling of a one-year-old baby. When you throw him
in the air, he laughs... because he knows you will catch him; that's Trust.
HOPE
Every night we go to bed, we have no assurance to get up alive in the next
morning but still we make plans for the coming day; that's Hope.
ALWAYS MAINTAIN YOUR CONFIDENCE
HAVE SOME TRUST IN OTHERS
and NEVER LOSE HOPE!
Never regret a day in your life.
Good days give you happiness;
Bad days give you experiences;
Both are essential to life
17 Hal yang harus diingat
1. Jika sudah terjadi masalah, tdk harus dihindari (bingung), tapi HARUS DIHADAPI dengan tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai/ ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tdk boleh berpikir negatif, seperti: "saya pasti tdk mampu", "saya tdk bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti: "saya bisa, pasti ada jalan keluarnya" dan lain lain.
3. Sudah dan senang semuanya tergantung pikiran saja!! ( Pikiran adalah pelopor!!). Jadi jaga pikiran kita baik - baik. Jangan pikir yang jelek/negatif. Selalu berpikir yang positif (baik).
4. Segala kesulitan/kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Seperti pepatah mengatakan : TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK BERAKHIR.
5. Orang yg sukses 85% ditentukan dari sikap/prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangat penting.
6. Segala sesuatu berubah (anicca). Kita tdk perlu susah. Misalnya : sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tdk senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
7. Hukum karma, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingat!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jgn melakukan kejahatan. Dan jgn berharap mendapat balasan dari perbuatan baik kita!!!
8. Kesehatan asalah paling nomor satu (berhaga). Jaga kesehatan kita dengan olahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
9. Hidup ini penuh dengan masalah/persoalan/penderitaan. Jadi kita sdh tahu TIDAK MUNGKIN SELALU LANCAR/TENANG. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek
oleh orang yg mendengarkannya.
12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita HARUS TAHU DIRI/JANGAN TERPENGARUH LINGKUNGAN. Lebih baik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan
budi orang2 yang telah membantu kita.
14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. HARGAILAH DIRIMU APA ADANYA!!!\
15. JANGAN MEMPERTENTANGKAN (MEMPERDEBATKAN) hal hal kecil yang tdk berguna
dengan siapapun juga.
16. Kunci sukses dlm hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa/sembahyang, banyak berbuat baik serta tdk blh berputus asa.
17. Jangan Menilai orang dari Harta(kekayaan), penampilan ataupun kondisi
fisik. Semua orang itu SAMA!!!
Mencapai potensi hidup yang maksimal
Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.
Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :
* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.
* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri
* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.
* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.
* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.
* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.
* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !
No Time For Love
Cinta adalah sebuah kata yang paling romantis, cinta adalah suatu perasaan kepada orang lain, cinta itu buta, cinta itu gila. Banyak kata-kata yang mengartikan cinta.
Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan difenisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi, dengan detil-detil nuansa yang begitu rumit. Tapi dengan pengaruh yang tellalu dahsyat. Cinta merajut semua emosi manusia dalam berbagai pristiwa kehidupannya menjadi sublih: begitu agung tapi juga terlalu rumit.( Anis Mata)
Cinta ditakdirkan menjadi kata tanpa benda. Tidak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat. Siapa yang tidak pernah mendengar kisah Romeo dan Juliet, Romeo membunuh diri ketika mendengar Juliet telah tiada, dan begitu juga dengan Juliet yang meminum racun ketika Romeo bunuh diri. Itulah betapa dahsyatnya cinta. Tetapi jika kita tidak bisa menggontrol kedahsyatan cinta, kita akan sesat untuk jangka waktu yang lama.
Tapi ketika kita memasuki masa remaja yang begitu indah dan mengenal namanya cinta. Dunia terasa berbunga-bunga. Setelah mengenal namanya cinta selanjutnya yaitu pacaran. Pacaran seperti halnya cinta yang tidak terdefenisikan dengan kata-kata. Ada yang bilang kalau lagi pacaran dunia ini terasa milik kita berdua, mungkin yang lain kontrak. Seharusnya Remaja tidak pacaran terlebih dahulu yang lebih di masa lagi belajar. Karena pacaran lebihh banyak keburukan dari pada manfaatnya. Walaupun banyak orang yang berkata kalau pacaran untuk menjadi semangat biar belajar, tapi itu semua tidak benar, orang yang pacaran ketika Ia sedang belajar yang semulanya satu jam setengah hanya tersisa sebuluh menit yang sisanya hanya untuk memikirkan kata-kata sang pacar tadi pagi, ataupun sibuk membalas sms sang pacar.
Dan bagi remaja yang tidak pacaran bukan karena tidak laku atau tidak dapat izin dari orang tua tetapi hnya karena Allah, adalah remaja pilihan. Remaja yang yakin sepenuhnya kepada Allah atas jodohnya, dan ia tidak ingin membuang-buang uang dan waktunya untuk pacaran. Dari pada mencurahkan rasa cinta kita kepada lawan jenis yang belum jelas masa depannya, lebih baik mencurahkan rasa cinta kepada Ayah dan Ibunda tercinta. Terutama kepada Ibu yang telah mengandung kita selama sembilan bulan dalam keadaan susah payah, melahirkan kita dengan taruhan nyawanya sendiri, menyusui kita selama 2 tahun ,dan masih banyak kebaikan ibu kita. Tidak sepantasnya Remaja lebih mementingkan pacarnya dari pada kedua orang tuanya yang begitu hebat luar biasa.
Marilah kita alihkan energi cinta kita bukan untuk melihat pacar adalah orang yang terbaik untuk kita tapi untuk mempersiapkan diri saat diberikan oleh Allah Jodoh.
Pecinta sejati bukanlah Ia yang memamerkan cintanya tapi pecinta sejati adalah iya yang siap berkomitmen kepada seseorang yang dititipkan oleh Allah untuk kita.
Read more: http://www.resensi.net/no-time-for-love/2012/03/#ixzz1uAvnlFjj
Minggu, 06 Mei 2012
Jangan bersedih lagi
'Jangan bersedih lagi' ditulis buat insan2 yang sedang dilanda masalah samada dlm cinta,dlm kehidupan. Istimewa buat 'M' yang baru kehilangan,juga buat farah, ieda(NEWBIES) juga utk semua.juga diri ku...
KESEDIHAN..Kita tidak pernah mengundangnya namun selagi kita bergelar manusia,kesedihan pasti akan dirasai oleh setiap manusia melalui rentak kehidupan ini.Dalam kesedihan pasti ada airmata,namun jangan lagi kita tangisi atau iringi kesedihan itu dengan airmata lagi kerana lazimnya kesedihan itu boleh membuat kita manusia merendah diri tapi dalam masa yg sama kesedihan boleh menjalinkan hubungan sesama manusia.Contohnya:
1.Bila kita putus cinta,ditinggal kekasih atau kita dimarahi oleh seseorang,mulalah kita menjadi negatif,terasa kekurangan diri..aku bodoh,aku tak cantik,aku miskin dia kaya...aku itu,aku ini..semua yang menjatuhkan rasa keyakinan diri.Kesedihan yg begini ini cukup membuat kita merendah diri.
2.Bila ada negara yg di landa ribut,taufan spt di China skrg dan spt Tsunami yg pernah berlaku di Acheh beberapa tahun dulu..ramai yg terkejut,ramai yang bersimpati dan rasa sedih.Itu kita yg mendengar apatah lagi mangsa ribut itu sendiri,kehilangan keluarga tersayang,harta benda.Dan diwaktu mereka kesedihan inilah ramai yg simpati dan merasai kesedihan mereka.Ramai yang menghulurkan bantuan dari negara luar termasuk Msia.
Sama juga seperti kawan2 kita yang sedang kesedihan kerana putus cinta,kena tipu,kehilangan org tersayang..kita cuba bantu mereka meredakan kesedihan atau berkongsi masalah mereka dengan nasihat dan kata2 positif.Inilah contoh bekerjasama sesama manusia dalam kesedihan.
Sebenarnya,Kesedihan boleh dijadikan ubat penawar kepada jiwa.Kalau kita fikir dengan baik dimanakah dan siapakah tempat untuk kita mengadu, kalau bukan kepada Tuhan Yang Esa.Ketahuilah Dalam masa kesedihan sembahyang dan berdoa adalah cara yg paling berkesan.Ia membawa hasil yg positif dengan segera..iaitu dengan merasakan satu kelegaan kerana telah mengadu pada yang Maha Mendengar,Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Kesedihan sama juga dengan kegagalan,ia boleh memberi rahmat atau kecelakaan pada diri kita.Bergantung pada reaksi kita menerimanya samada hendak membawanya ke arah positif atau negatif.Contohnya, bila cinta putus di tengah jalan,ia sebenarya membawa seseorang itu ketitik permulaan dalam hidup.Dimasa inilah kesedihan mempamirkan diri,dan bertindak sebagai pembimbing kepada jalan kejayaan atau membawa kemusnahan diri.Semua bergantung pada individu yang mengaitkan dirinya dengan kesedihan.Tenang jiwa kita tenanglah kita membuat keputusan sebab itu jangan membuat keputusan dalamkeadaan kita yang tertekan.Pilihan ditangan kita.
Perasaan Sedih sama juga dengan Emosi Cinta,boleh membaiki jiwa kita,memberi dorongan untuk terus menghadapi liku-liku hidup ini dengan tabah dalam dunia yg penuh pancaroba.
Untuk itu,kita mesti tanamkan dalam diri kita,'KESEDIHAN DI TERIMA SEBAGAI SATU FAEDAH BUKANNYA KECELAKAAN'
Utk kawan2 tersayang,'Dlm kesedihan ada benih kegembiraan,carilah ia..cambahkan ia,agar esok dapat memunggut faedah kegembiraan darinya dan detik itu,kita tidak akan membenarkan perkara kecil atau remeh-temeh menganggu kita lagi..'
*Utk 'M'sekali lagi apa yg kau mahu aku telah aku lakukan disini dan kau sendiri tahu bagaimana aku saat2 begini.
Utk kawan2 disini sbenarnya sy sendiri dalam kesedihan,hari ini genap sebulan saya kehilangan seorang kakak kerana luekimia,sehari selepas itu seorang ibu saudara jua pergi menyahut seruan Illahi,disusuli dgn kepergian kwn sy(tunang M) dan semalam saya kehilangan seorang ibu angkat,Namun saya cuba pamirkan keceriaan,gelak ketawa di laman ini sebagai pengubat/penawar kesedihan ini.U all semua hepi dengan jenaka saya,saya yg duka turut jd hepi.So,BE HEPIIII.... ;) Hidup mesti diterus kan!
Wanita memilih
Wanita memang memilih! Itu satu kenyataan yang tidak boleh disangkal. Namun, tidak salah jika seorang wanita berkerjaya belum bersuami. Bukan suatu perkara yang pelik jika wanita berusia 30-an belum mempunyai pasangan. Mungkin dia mengambil sikap berhati-hati dalam memilih pasangan hidupnya. Mungkin dia belum ketemu jejaka yang bakal melindungi dan sama-sama meniti hari tua. Tiada siapa yang inginkan mahligai yang dibina bergoyah akibat sikap terburu-buru dalam memilih pasangan.
Rasanya tidak salah jika setiap wanita mengambil langkah yang lebih teliti dalam menyediakan diri untuk menerima seorang lelaki dalam hidupnya, kan? Usah terperangkap dengan janji-janji kosong yang ditaburkan semata-mata kita terdesak dalam mencari pasangan hidup. Apa guna jika mempunyai suami sekadar sedap mata orang memandang, tetapi tidak menjamin kehidupan kita! Tiada wanita yang mahu mengorbankan dirinya untuk suatu kehidupan yang bercelaru akibat menerima seorang lelaki tanpa usul periksa.
Allah telah menetapkan seorang suami sebagai pemimpin bagi setiap keluarganya. Jadi, sudah pasti wanita mahukan lelaki yang benar-benar layak menjadi ketua keluarga dan memimpin dirinya serta anak-anaknya. Jadi sebelum membuat keputusan untuk memilih pasangan hidup, eloklah jika kita mengenali dahulu diri ‘teman’ kita itu manalah tahu jika ’si dia’ pemegang title ‘MBA’(Married But Available).
Bagi anda yang masih tercari-cari CINTA, jangan mudah terpedaya dengan masa. Ketahuilah, kadang-kadang usia boleh mematangkan kita. Tidak sukar untuk menilai lelaki yang jujur dalam perhubungan. Gunakan segala pancaindera kita. Jangan pula membutakan mata dan memekakkan telinga akibat terlalu asyik dengan cinta. Kadang-kadang, pandangan dari orang lain juga harus diambilkira dalam memilih pasangan.
Namun ingatlah teman, sebagai manusia kita hanya mampu merancang. Hanya Yang Berkuasa yang menentukan segalanya. Usah dikesal jika jodoh tidak berpanjangan walaupun kita berusaha untuk menyelamatkannya. Bukan kita silap memilih atau silap perhitungan. Mungkin ada hikmah di sebaliknya. Akhir kalam. di harap tiada yang tersinggung atau tidak berkenan dengan apa yang tercatat ini. Sekadar meluah satu pandangan bagi yang berkenaan. Wassalam.
Salam Sayang...
Sis Anor
Kebahagiaan Lelaki, Penyeksaan Wanita
Bila bercerita tentang lelaki berpoligami atau lebih familiar, kahwin dua, tiga, ramai akan mempunyai tanggapan yang berbeza-beza. Bagi lelaki tentu saja ianya amat menggembirakan sekali jika berpeluang melakukannya. Lebih membahagiakan jika peluang berkahwin dua itu dipersetujui pula oleh si isteri.
Namun, yang terseksa dan terkecewa sudah tentulah wanita! Walau pasti syurga balasannya, berkongsi cinta zahir dan batin amatlah memeritkan. Mengelak dari bermadu pula, mungkin mengundang zina di antara si suaminya dengan gadis yang diidamkan. Situasi sebegitu pula boleh menjurus kepada dosa. Inilah persimpangan dilema yang amat berat untuk ditanggung oleh mana-mana wanita sekalipun.
Tanyalah wanita mana pun, cakaplah si isteri yang bertudung labuh mana sekali pun, hati mereka tetap akan tersentuh dan tertanya-tanya...
“Apakah diriku ini masih belum cukup untuk membahagiakan suami ku?”
Sugul dan resah mulai mengintai di lubuk sanubari, hati kecil semakin terasa diusik jiwa yang sedang parah. Jantung berdetak-detik dalam keresahan sepanjang masa. Bertambah pilu lagi apabila melihat bakal madunya itu lebih muda pula dan ‘bergetah’ kulitnya.
Maka, bertambahlah juga penyeksaan batinnya, kesedihan di hatinya dan kekecewaan yang melanda, sudah pastinya akan mengubah dirinya yang selama ini begitu sabar menjadi suri rumah.
Berbalik kepada si suami yang tersenyum simpul pula, aduuuhhh...bahagialah ya. Dapat berkahwin dengan yang lebih muda dan mendapat pahala lagi. Malah pahala sembahyang juga turut bertambah. Mana tidaknya, kalau nak dikira mengikut sistem matematik,
1. Semasa bujang pahala sembahyang : 7X
2. Sesudah kahwin pahala sembahayang : 70X
3. Bila berkahwin 2, pahala sembahyang : 140X
Haaa...kalau nak tambah lagi pahala sembahyang, kahwin 4, pahala bertambah ke 280X! Hehehe...banyak tu, bestkan?! Namun, perlu diingat ya...pahala-pahala jugak. Keadilan dan kemampuan adalah perkara utama yang wajib diambil kira dan dipastikan terlebih dahulu.
Sekiranya tiada keadilan dan kemampuan tetapi berpoligami jugak, ianya akan bertukar menjadi dosa pulak. Sudahlah tak mampu, tapi nak berkahwin lebih, bila tak mampu, mestilah setiap perkahwinan itu akan tiada keadilannya. Bila tiada keadilan, maka hilanglah tujuan sebenar poligami itu yang mana berkonsep, membantu kaum yang lemah, menjauhkan maksiat dan membawa ke arah pengembaraan suci Al-Islam. Sedikit sahaja ketidakadilan, maka berdosalah si suami, maka berjalan sengetlah dia di hari pengadilan nanti!
Jadi, apakah yang perlu kita fikirkan sekarang? Kebahagiaan lelaki yang boleh menambah pahala dan juga dosa? Atau penyeksaan wanita yang juga boleh memberi pahala besar kerana rela bermadu dan juga menanggung dosa yang bakal terjadi? Walau apa sekali pun, berpoligami sudah pasti...
“Kebahagiaan Lelaki, Penyeksaan Wanita”
Sebatas kejujuran
Berkali-kali aku ingin menulis tentang ini,tentang perasaanku,tentang cinta ku padamu dan setiap kali itu jua aku terasa sebak yg teramat sangat.
Coretan ini ku dedikasikan buat my mum 'I love U and hepi bday..'.
Bagaimana untuk nyatakan satu perasaan indah ku buatmu kerana selama ini aku tak pernah menyuarakannya.Jutaan kemaafan aku mohon dari mu sekiranya dlm aku meneruskan suara hatiku ini ada yg menyentuh hatimu,mengembalikan kita pd kisah2 lalu yg rasanya amat melukakan hati masing2.Apapun niatku bukan menyalahkan dirimu tp menyedarkan aku anak yg telah menghancur impian mu,mungkin.
Buat pertama kali dlm hidup ku memberi hadiah hari jadi buatmu,membuatkan kau menitiskan airmata di KLIA pagi semalam. Terukkan aku?.Sengaja aku menunggu saat yg begitu kerana aku tak mau,kau membukanya depan aku.Kau kelihatan tergamam.."Ape ni,sayang.." tanya mu.Aku hanya tunduk tak sanggup memandang kearah mu."Just for u,sorii lambat kasi.."balas aku.Kau peluk aku," U make me cry,Beego.." bisikmu di telingaku.Aku rasa bersalah pulak.. sentimental nya pagi itu.Aku tak peduli pd mata sekeliling yg memandang,buat pertama kali aku hulurkan saputangan utk mengelap airmata mu.Seorang perempuan muda melepaskan kesedihan di bahuku..biarlah kalau org nk kata apa. Look, mummy..u still young ok.Forever young.. for me!!!
Mummy,hadiah yg ku berikan pdmu tak ternilai dengan kasihmu.Mungkin itu yg pertama dan terakhir dariku,mana tahu!!Aku tahu kau akan sedih bila aku kata begini.Setahun yg lalu kau pernah kehilangan anak perempuan sulung mu dan terbaru kau kehilangan seorang anak perempuan lg biarpun itu anak tirimu tp pd aku yg menjaganya di hospital tiada perbezaan kasih disitu.Dan aku tahu kau jua begitu...disebalik semua dugaan dari Allah ini,kita sama2 sedar apa erti menghargai kasih syg insan2 yg dekat dengan kita.Itulah hikmah nya..
Aku mahu kau tau mummy, bahawa aku sgt2 bersyukur pd Tuhan yg memberikan waktu dan kesempatan untuk aku menyatakan kasihku pdmu.Benar sungguh,Tuhan itu menyusun perjalanan kehidupan kita dengan cantik sekali.Inilah hikmah dan rahmat yg kita perolehi dari kelukaan masa2 lalu..biarpun aku terasa terlambat namun masih tak terlewat menyatakan suara hatiku pdmu merasai cinta mu pdku.Indahnya mummy andai dari dulu lagi aku dapat membahagiakan mu,membalas budi mu yang mengandungkan aku 9bulan 9 hari.. mungkin antara kau dan aku takkan terpisah jauh kiranya aku tidak menurut kata hati yg terluka ini.
Mummy,aku tahu kau terluka dengan tingkah ku dan aku jua terasa dengan sikap tegas mu tanpa mahu memberi peluang pdku bersuara hingga aku menjauhkan diri dari mu dari daddy dan semua.Dua tahun ini baru aku cuba dekat dengan mu,berbaik sangka pdmu dan Allah itu lebih mengetahui niat suci hatiku ini, diberinya kita sedikit ujian diambilnya org yg kita sayang..dan kita mula buka mata..buka hati...dan fikiran!Dan mulai menghargai apa erti kasih syg.
Mummy, 'M' banyak memberi aku kesedaran juga kawan2 yg lain tentang erti tanggungjwb seorang anak pd ibubapanya,tentang dosa dan hukuman yg bakal aku terima.Tetapi sesungguhnya aku telah sedar dan sgt2 insaf..kesukaran yg aku lalui selama ini adalah hukuman dari Allah buat ku yg derhaka pd mu,mungkin!
Bila cinta pertama ku dihalang..diduga dgn pelbagai rasa,aku rasa itu tak adil buatku.Apa saja yg mummy dan daddy mahukan aku turut.Daddy hantar aku belajar jauh dari sinipun aku ikut tapi kenapa cintaku pd Shikin di halang??!! aku kecewa mummy..dan baru saat2 akhir ini aku mendpt jawapannya, itupun arwah kakak yg memberitahu biarpun tak panjang tp aku mulai mengerti.Takpe lah..semua dah berlalu,tak perlu di kesal tapi bila aku ingat2kan apa yg aku dah buat pada mu pada daddy..'Ya Allah! Hanya kau yg tahu bagaimana kejinya sikap hamba mu ini melukakan hati ibubapanya..'. maafkan aku mummy.....
Mummy,hari ini kau tidak lagi bertanya jg mendesak kerana aku tahu itu tidak penting lagi buatmu walaupun dulu kau malu bila aku tak kawin2.Kawan2 mu asyik bertanya,ngape ank bujang sorang ni tak kawin2.aku faham kau tiada alasan nak menjawabnya waktu itu.Kau kata kau malu pd sanak saudara yg lain but mummy..mulanya memang aku tak kawin sebab aku marah,jiwa aku memberontak, aku nak kau faham apa yg aku nak,sape yg aku cinta,untuk siapa cinta ku ini..memang aku turut kata hati,tak pernah sikit pun aku fikir perasaanmu perasaan daddy.
Sehingga daddy jatuh sakit gan perangai aku tapi aku sempat bersama daddy selama 5 jam sebelum daddy meninggal.Daddy sempat pesan kat aku,"Beego,jaga mummy baik2,u mesti buat baik gan kakak2 yg lain,jaga adik.Daddy tau u frust but she's your mum,the only one..".Tapi pastu tetap juga aku pergi jauh..degilnya aku,kan mummy..??!
Tuhan itu lebih mengerti dengan apa yg diberi.Aku tahu,aku telah membuat kau menangis lagi mummy.Tapi katamu kau mengerti apa yg aku lalui dan rasai.'Jangan ada rahsia lagi antara kita..'kata mu td.
Thanks mummy kerana memahami.Sesungguhnya semua ini membawa erti pada aku, pada kita sekeluarga.Tuhan lebih mengetahui dengan apa yg aku lalui biarpun terpaksa memijak duri.Aku terfikir,andainya kini aku sudah punya isteri,punya anak pasti aku tidak dapat memberi perhatian yg sebegini padamu,mummy.Apalagi mengorbankan masa utk menjaga 2 orang arwah kakak di hospital sepanjang hari.Itu lah hikmah di sebalik perjalanan kita.Benar sungguh kata Allah,'orang yg sabar akan mendapat kemenangan'Bukan menang dlm kekuatan tetapi menang dlm kebahagian jiwa.
Usia kita makin hari makin pendek biarpun pd angka nya meningkat,aku tidak tahu sejauh mana lagi aku mampu bertahan.Biarpun aku kelihatan gagah dan tiada cacat cela nya di mata orang lain tapi engkau mulai mengerti apa yg aku tanggung.Biar pun tongkat ini hanya peneman di kala emergency namun aku rasa seperti aku tidak memerlukannya lagi mummy,kerana engkau telah memberi aku kekuatan untuk ingin hidup lama lg dan kaulah sandaranku.
Mummy,Andainya Tuhan memberi pilihan ingin aku hidup seribu tahun lagi bersamamu..memberi dan menerima kasih suci seorang ibu yg selama ini aku sia-siakan.Kalau dulu aku amat cemburu pd teman2 ku yg bahagia dengan keluarga mereka tapi sekarang mereka lebih cemburu melihat keakraban kita.Cemburu kerana mummy cantik kata mereka..!
Memang bertuah punya mummy sepertimu,walaupun usiamu baru mencecah ke 59 tapi kau sentiasa menjaga makan minum mu, kecergasan juga penampilanmu.Tak salah kalau selama ini ramai yg nak tackle 'Aida Rahim'ku.Aku tahu kau akan senyum bila aku kata begitu.. but mum,its true..u r so sweet!!
Mummy,Terima kasih kerana telah melahirkan aku dlm waktu muda mu seusia 22thun.Dgn serendah-rendahnya diri ini aku memohon ampun maaf darimu kerana telah melukakn hatimu dan meleraikan impianmu utk menjodohkan aku dgn seseorang.Ampunkan aku mummy,halalkan air susu yg kau beri sewaktu aku merah lagi..ampunkan aku yg tak henti menangis menganggu waktu tidurmu di waktu aku baby dulu. Sesungguhnya aku mengerti syurgaku di tapak kakimu.I Love u Mum!
Dengan sebatas kejujuran yg ku lontarkan ini aku harap kau mengerti, mummy betapa beretinya dirimu pdku!
Pada teman disini,aku bukanlah anak yg baik yg boleh di jdkan contoh..Cerita kita mungkin jauh berbeza.Kalian mungkin lebih bertuah dari aku tapi apapun anugerah Allah yg memberi kesempatan pd kita utk merasai kasih seorang ibu itu jgn lah persiakan.Yang baik ambillah jdkan pelajaran,dan yg buruk jauhkan lah!-iktibar dari luahanku.
Surat Cinta tragis
----- Forwarded Message ----
From:XXXX
To: YYYYY
Sent: Saturday, January 13, 2007 11:34:51 AM
Subject: Buatmu.....baca la dulu...jangan dipadam...lepas sudah dibaca..nak padam, padam la......
Assalamualaikum......
Kehadapan saudari, moga-moga sihat hendakNya. Saya ingin mengucapkan ribuan terima kasih kerana sudi membaca email ini. Ini bukanlah utusan untuk menagih cinta tapi sekadar ungkapan hati terakhir saya terhadap saudari. Saya kira sudah tidak sesuai saya menggunakan panggilan "abang" ataupun "sayang". Sebab saya rasa lebih selesa dan setaraf menggunakan panggilan saudari sahaja.
Terlebih dulu biar saya mulakan warkah ini dengan sedikit kenangan dipertemuan kita yang pertama. Masa itu kita masih lagi menuntut, dari balas membalas sms hinggalah ke panggilan telefon. Ketika itu, semuanya indah. Almaklumlah kita telah lama mengenali antara satu sama lain, cuma kesempatan untuk bersua muka dan bertanya khabar tidak dapat kita lalui sebelum itu. Dari sinilah kita berjanji untuk hidup semati melayari bahtera percintaan.
Sepanjang perhubungan yang memakan masa bertahun lamanya, kita telah melalui pelbagai ranjau dan duri. Semuanya kita dapat hadapi dengan tenang dan sabar. Masa itu saudarilah segala-segalanya bagi saya. Tempat saya mencari ketenangan dan keabadian duniawi. Boleh dikatakan memang sesuatu yang tidak mungkin saya lupakan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kerana sepanjang waktu ini, saudari mahu memikul tanggungjawab sebagai seorang kekasih. Saya anggap inilah masa dimana tahap percintaan kita berada dikemuncak yang paling tinggi.
Lebih menyemarakkan lagi hubungan kita, apabila keluarga tidak membantah mengenainya. Walaupun saya tidak nafikan bahawa ada sedikit keraguan dari keluarga saya. Namun saya tetap dengan pendirian saya. Mencintai saudari dengan sepenuh jiwa raga saya. Kata-kata orang saya tolak ketepi hanya kerana saya sayangkan saudari. Itulah namanya cinta. Cinta yang tidak mengenal erti kepayahan, erti kesusahan dan banyak lagi definasi yang boleh diberikan. Namun apakan daya, cinta juga boleh menjadi racun dan parutnya akan kekal sehingga keakhir hayat.
Namun segalanya berubah setelah kita berjauhan sekali lagi. Kali ini atas dasar mencari peluang kehidupan ditempat orang. Saya masih ingat ketika saya nyatakan kepada saudari yang saya akan berkerja di Kuala Lumpur, saya lihat wajah saudari berubah. Memang saya faham situasi yang dilalui saudari ketika itu. Sebenarnya saya pun berat untuk meninggalkan saudari, tetapi apakan daya. Saya perlu berbakti kepada kedua ibubapa saya, dan inilah jalan yang terbaik untuk masa depan keluarga saya malah untuk kita juga. Lebih-lebih lagi sayalah satu-satunya harapan kepada keluarga. Dan saya amat bersyukur kerana saya mempunyai pengarang jantung yang memahami situasi saya ketika itu.
Kuala Lumpur sebuah tempat yang asing bagi saya. Namun, saya tekatkan semangat tetapkan hati untuk meredah hutan batu ini yang sememangnya penuh dengan cabaran dan godaan. Itulah Kuala Lumpur. Pada suatu pagi 15 haribulan Mei 2005 saya selamat sampai di Stesen Putra, tempat dimana bas-bas dari pantai timur menurunkan penumpang. Dengan hanya membawa pakaian sehelai sepinggan, saya membawa diri. "Dimanakah tempat yang harus kutuju?". Akhirnya teringat saya kenalan di Sentul. Jadi saya gunakan peluang ini untuk menumpang setenggah hari dirumahnya kerana awal jam 9, saya dikehendaki melaporkan diri di tempat kerja baru saya. Sehinggalah sekarang. Saya tempuh dengan penuh semangat dan matlamat. Untuk keluarga dan juga untuk kita.
Kerana kerja, saya mula mengenali beberapa individu-individu yang saya anggap sebagai sahabat malah saudara kepada saya di bandaraya ini. Maklumlah saya seperti mana yang saudari tahu, memang tidak mempunyai saudara mara disini. Saya disini sebatang kara, mencari rezeki ditempat orang. Namun "Alhamdulillah" saya sekarang mempunyai rakan taulan yang baik, malah jiran yang perihatin. Dari sini saya mengenali beberapa orang individu yang saya anggap hanyalah sebagai seorang adik. Yang sudi menemani dan bertanya khabar tentang saya. Ketika itu hubungan kita sudah dingin. Harapan bertanya khabar saudari tentang saya jarang saya terima. Apabila saya bertanya khabar kepada saudari melalui sms, saudari selalu saja mengantuk ataupun mahu menonton rancangan kegemaran saudari. Namun saya akur kepada semua itu. Ini menyebabkan saya membalas, semasa saudari berkirim sms kepada saya, saya selalunya akan memberi alasan mengantuk. Dengan harapan saudari faham ertinya. Namun semua itu tidak berhasil.
Tanggal 9 haribulan Januari 2007
Sekarang biarlah saya mulakan perenggan ini kepada titik dan detik hubungan kita musnah. Perkenalan saya dengan individu yang mungkin saudari anggap sebagai orang ketiga, adalah secara kebetulan. Yang saya anggap sebagai adik angkat saya. Biarlah saya memanggilnya adik angkat sahaja dalam luahan hati saya ini. Agar tidak timbul perasaan benci dihati saudari. Malah bukan dia sahaja yang saya berkenalan, tetapi banyak lagi gadis-gadis yang mengenali saya. Namun sebagai seorang abang dan adik, mestilah hubungan kami lebih rapat. Saya tidak pernah merasiakan hubungan kita. Malah saya pernah memberitahunya yang kita sudah bertunang. Sekali diingat memang terukir senyuman diwajah. Akhirnya hubungan yang rapat bertukar menjadi akrab, namun saya masih menganggap dirinya hanyalah seorang adik. Dan kerana hubungan inilah, yang menyebabkan timbul perasaan iri hati dikalangan beberapa gadis kenalan saya yang lain. Memang betullah pesanan ayah saya bahawa manusia memang tidak boleh lari dari penyakit hati ini.
Tekaan saya tepat, suara-suara sumbang mula terbang ketelinga kekasih hati adik angkat saya. Hubungan mereka semakin retak, atas dasar cemburu buta yang membuta tuli. Kenapalah tidak diperiksa terlebih dahulu sebelum membuat andaian. Malah saya pernah memutuskan bahawa kami tidak sepatutnya berjumpa lagi. Berjumpa dalam erti kata lain, ialah keluar makan dan adakalanya menonton wayang bersama. Itupun bukan kami berdua sahaja, malah ada orang lain yang mengikut. Disinilah mula timbul perasaan kesian melihat keadaan hubungan adik angkat saya ini. Malah segala masalah diceritakan kepada saya. Dan saya percaya dia juga berkongsi masalah tersebut dengan saudari. Hingga ke satu tahap saya melihat dia dikasari oleh kekasihnya, bukan kekasaran yang biasa tetapi bertukar menjadi ganas. Saya sendiri pernah menasihati kekasihnya itu. Namun nasihat tidak diperdulikannya. Yang menjadi mangsa belasahan merupakan adik angkat saya sendiri. Saya tidak sanggup melihat semua itu. Akhirnya dia menyatakan kepada saya yang dia sudah berpisah dengan kekasih hatinya itu. Terdetik satu pertanyaan dihati saya, "adakah kerana aku dia berpisah, ohhh tidak, apa yang telah aku lakukan" itu yang bermain dipemikiran saya ketika itu. Lebih memburukkan lagi keadaan dia menyatakan rasa hatinya kepada saya. Memang betul kata orang tua, jiwa wanita senang untuk ditakluki hanya kerana kebaikan seorang lelaki dan begitulah sebaliknya. Kebaikan yang diberikan disalah ertikan. Namun saya tidak menyalahkan dirinya kerana memendam perasaan kepada saya. Hinggalah kesuatu saat perasaan bersalah dan kesian saya bertukar menjadi sayang. Saya tidak tahu adakah ini datang dari naluri saya atau hanyalah simpati yang menyerupai sayang.
Disinilah mula terdetik perasaan dihati saya yang menyatakan, "aku tidak boleh meneruskan sandiwara kotor ini". Sebab itulah saya memutuskan untuk berpisah dengan saudari. Bukan untuk bersama dengan adik angkat saya. Malah penglibatan adik angkat saya itu hanyalah rekaan saya semata-mata. Kerana saya tidak boleh menipu, berbohong kepada saudari. Alasan itu sebenarnya adalah alasan yang terakhir saya, kerana alasan pertama saya adalah sebab keluarga dan juga masa depan. Saya tidak nampak masa depan antara kita lagi. Hubungan kita memang sudah renggang ketika itu sama ada saudari perasaan atau tidak, terpulanglah. Berat untuk saya menyatakanya kepada saudari. Namun saya gagahkan semangat untuk menyatakannya juga. Dengan harapan agar saudari faham akan tindakan saya ini.
Akan tetapi tekaan saya meleset sama sekali, kita terputus hubungan seketika sahaja. Ini kerana seseorang individu yang perihatin dan mengambil berat mengenai diri saudari mula menghubungi saya. Kita boleh menipu dengan perkataan atau perbuatan, namun sama sekali tidak dapat menyembunyikan perasaan hati ini. Bergitulah juga apa yang berlaku keatas diri saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih saya kepada individu tersebut diatas usahanya yang murni itu. Tidak perlulah saya ceritakan lebih lanjut lagi, kerana saudari tentunya lebih maklum dengan apa yang terjadi. Namun saya sedar kenapa saudari berkelakuan sebegitu. Dan saya faham. Sebab itulah saya menerima saudari semula dalam hidup saya. Saya akui memang saya seorang lelaki yang lemah, tetapi lemah saya hanyalah kerana cinta.
Dan bukanlah niat saya untuk mengungkit perkara tersebut, cuma yang menyebabkan saya terkilan adalah sikap saudari ketika ingin berpisah dengan saya beberapa hari lepas. Saya nyatakan begitu kerana perpisahan pertama kita, memang ada kaitannya dengan perpisahan beberapa hari lalu. Dimasa lalu, setiap peluang saya berikan kepada saudari untuk menyuarakan rasa hati saudari. Baik melalui sms, malah saya menelefon saudari membincangkan dan mendengar rintihan serta tangisan saudari. Tidak pula terniat dihati saya untuk membeli nombor telefon yang baru. Apatah lagi menukar nombor tersebut dengan orang lain. Kerana saya tahu, ketika itulah masa saudari mengalami tekanan yang kuat. Peluang dan ruang saya berikan secukupnya untuk saudari.Walaupun jika diingat cercaan saudari sebelum itu, tidak ada maknanya peluang itu diberikan. Tetapi saya bukan kejam dan tidak berperikemanusian seperti saudari. Malah saya pernah menebalkan muka menjawab panggilan telefon saudari dihadapan tetamu dan juga majikan saya semasa mesyuarat syarikat dijalankan. Malunya saya ketika itu. Tetapi saudari tetap saya layan, walaupun menyakitkan. Masih ingatkah saudari?
Tetapi apabila tiba giliran saya yang hendak ditinggalkan, kenapa peluang dan ruang tidak diberikan kepada saya? Semua ruang ditutup rapat bagaikan mengunci diri sendiri didalam kotak kecil lagi gelap. Ini membuatkan saya hampa dengan sikap saudari. Saudari sepertinya tidak yakin dengan keputusan saudari. Peluang dan ruang yang saya inginkan pada beberapa hari lepas bukan untuk mencari jalan menambat hati saudari, malah bukan untuk menyatakan rasa cinta saya kepada saudari. Apa yang saya inginkan adalah, masa saudari agar dapat mendengar segala rintihan dan luahan hati. Lebih-lebih lagi mendengar suara saudari untuk terakhir kalinya, walaupun apa yang saya akan dengar adalah perkataan perpisahan dari mulut saudari, namun saya akan tetap redha mendengarnya. Agar saya yakin, keputusan yang saudari buat adalah berdasarkan diatas kerelaan hati saudari yang sepenuhnya. Bukan lari meninggalkan saya parah lagi hancur kesorangan setelah saya dilanggar dan patah remuk semuanya. Saya rasa saudari pun pernah merasainya. Hendak rasanya saya pergi ke Kuantan mendengar sendiri dari mulut saudari. Bukan kerana untuk memujuk, tetapi untuk memberi kekuatan kepada saya melupakan saudari dari dalam hati saya. Bantu yakinkan saya, yang saudari boleh meneruskan hidup dengan tenteram tanpa saya. Itu sahaja yang saya hendak daripada saudari. Kalau beginilah sikap saudari, nescaya saudari akan terus lari dari saya. Harus diingat kita sekampung malah berjiran. Sampai bila saudari akan lari?
Jikalau itupun saudari tidak dapat berikan kepada saya, sekurang-kurangnya berilah saya peluang dan ruang untuk mendengar suara saudari untuk kali terakhir. Bukan untuk mencerca, tetapi hanya untuk menyampaikan ucapan semoga saudari berbahagia. Dan sentiasa berada dalam lindungan Allah S.W.T. Lebih-lebih lagi berita yang saudari sampaikan beberapa hari lepas, yang menyatakan saudari sudah menemui pilihan hati. Izinkan saya mengucapkan selamat berbahagia kepada saudari berdua. Tetapi malangnya, itupun saudari tidak dapat berikan kepada saya. Peluang itu sahaja yang saya inginkan.
Kerana rasa yang tidak puas hati saya ini, menyebabkan saya mengirimkan sms kepada buah hati saudari. Bukan untuk bertarung tenaga merampas saudari darinya, tetapi meminta tolong darinya agar saudari berani menyampaikan hasrat saudari sendiri kepada saya, tanpa perlu kepada penyataan dan ayat didalam YAHOO MESSENGER. Sehingga sekarang saya masih simpan dialog tersebut. Beranilah kiranya saudari tunjukkan yang saudari mampu melakukannya, bukan berselindung disebalik taipan ayat sahaja. Apa yang menyakitkan hati saya adalah, ketidak sudian saudari mendengar rintisan saya buat kali terakhir, itupun dalam YAHOO MESSENGER sahaja. Hati yang telah remuk, dihancur beraikan dengan tindakan saudari keluar dari YAHOO MESSENGER. Langsung tidak memberi peluang sedikit pun untuk saya. Tidak seperti peluang dan ruang yang saya berikan sebelum ini. Malah berbagai alasan yang diberikan untuk saudari tidak bersemuka dengan saya. Bukan bersemuka secara fizikal yang saya mahukan, tetapi hanya lisan yang saya perlukan. Katakan kepada saya yang saudari ingin berpisah dengan saya dengan yakin. Barulah saya dapat melepaskan saudari dengan tenang tanpa perlu memikirkan kesan kepada diri saudari. Jelas saudari tidak dapat menghadapi saya. Jelas hati saudari dipaksa untuk menyintai orang lain. Jika salah kata saya ini, buktikan. Itu sahaja yang saya mahukan. Tetapi sekali lagi saya hampa kerana tidak diberikan peluang.
Niat yang baik untuk meminta tolong dari kekasih hati pujaan kalbu saudari itu disalah ertikan. Malah dibalas dengan amaran supaya tidak menganggu saudari lagi, dan ayat yang tidak boleh dilupakan adalah "HAK AKU". Betapa hebatnya lelaki pilihan hati saudari. Tahniah saya ucapkan. Siapa dia untuk menyatakan hak tersebut kepada saya, bukankah saudari masih menjadi hak ibubapa saudari? Tetapi tidak dinafikan lelaki memang egonya tinggi. Namun tidak salah kita bertolak ansur dalam hal ini. Tidak perlulah dia menunjukkan dominasinya. Bukan itu yang saya inginkan. Berani kerana seorang wanita. Dari perkataan dalam sms itu dapat saya bayangkan yang sesuatu yang amat negatif telah saudari berikan kepadanya mengenai hal saya. KENAPA? Seperti sayalah penjahat lagi digeruni didunia ini. Saya ingatkan saudari tahu macam mana perangai saya, setelah kita bersama selama beberapa tahun. Namun jangkaan saya meleset sama sekali, sebaik sahaja saudari mengetahui tentang sms tersebut, saudari pula yang melatah memberi amaran kepada saya. Tanpa sebarang usul periksa, dan tanpa mendengar terlebih dahulu penjelasan saya.
Itulah manusia. Berubah dengan sekilip mata. Insan yang saya kenal bukan setakat dua atau tiga tahun, malah lebih daripada itu sanggup melakukannya terhadap saya.
Disebalik kesakitan dan kepedihan itu, saya tidak salahkan saudari. Namun semuanya bermula dengan kesilapan saya sendiri. Saya mengaku silap dan salah, adalah berpunca dari diri saya sendiri. Saya membiarkan saudari mengharapkan sesuatu yang tidak dapat saya berikan secepat mungkin. Salah saya juga kerana menyayangi seorang wanita dan mencintai seorang wanita. Itulah bezanya wanita pertama dengan saudari. Saya juga tidak dapat memberikan kepastian kepada saudari.
Tetapi di hari mulia lepas Hari Raya Korban, saya telah melakukan pengorbanan bukan sekadar pengorbanan haiwan tetapi perasaan cinta saya. Kepastian yang dicari sudah pun saya tetapkan. Cuma menunggu masa yang sesuai. Malangnya pilihan saya menjerat diri saya sendiri. Itu takdir ketentuan ilahi. Dihari ini saya terima dengan hati yang tenang dan tabah. Jangan kata saudari tidak mengetahui hubungan saya dengan adik angkat saya, hubungan ini hanyalah akan berakhir sebagai hubungan adik dan abang. Kami tidak akan ada peluang bersama. Namun dengan apa yang telah berlaku. Saya berserah kepada Allah Yang Esa sebulat-bulatnya. Biarlah saya ubati hati yang hancur ini terlebih dahulu, melupakan nikmat sebuah pencintaan. Kerana cinta saya kini hanyalah kepadaNya dan juga kepada keluarga saya.
Seperti diawal email ini, sudah saya katakan ini bukan usaha saya untuk menambat hati saudari mahupun mengikat saudari semula. Tetapi hanya sebagai satu cara saya meluahkan isi hati saya, agar saya tenang menghadapi dugaan ini. Email ini tidak akan timbul jika saudari tidak menutup semua ruang dan peluang yang telah saya nyatakan sebelum ini. Satu ruang yang kecil sahaja yang saya mahukan, namun malangnya tidak diberikan. Jadi email inilah sahaja satu-satunya cara untuk saya menyatakan segala apa yang terbendung dalam diri ini.
Diakhirnya, izinkan saya menyatakan sesuatu sebagai menutup utusan ini. Jikalau saudari sudah membaca sampai disini, terima kasih saya ucapkan. Kerana sudi memberi peluang ini kepada saya. Saya tahu apa yang saya taipkan ini terlalu panjang, tetapi percayalah ini adalah yang pertama dan terakhir buat saya untuk saudari. Adalah berbaloi hubungan cinta yang dibina bertahun lamanya diluahkan dengan isi kandungan yang berperenggan-perenggan. Bukan sekadar satu dua perenggan sahaja.
Jika saudari sudah membaca sampai disini pula makna saudari telah memberi saya tanggapan yang baik kepada saudari. Masih ada segelung kebaikkan didalam diri saudari. Masih ada sifat kemanusian didalam diri saudari.
Dan dikesempatan ini juga saya memohon kemaafan diatas segala ketelanjuran dan juga perkataan yang menyingung saudari. Sudah saya katakan, ini hanyalah luahan hati sanubari ikhlas dari saya. Dari saat saya menulis ini, sudah tidak ada apa-apa dendam dan tidak pula saya bertindak mencerca saudari. Saya anggap semua ini adalah jodoh ketentuanNya. Saya juga ingin megucapkan terima kasih saya kepada ibu saudari yang sudi mendengar luahan hati saya. Yang tidak dapat diberikan oleh saudari sendiri. Terima kasih.
Akhir kata izinkan saya sekali lagi, untuk mengucapkan sesuatu yang akan saya ucapkan jika ruang yang kecil itu diberikan kepada saya. Selamat berbahagia kepada saudari berdua. Saya irinkan doa moga-moga saudari berdua kekal sehingga keakhir hayat. Malah dikurniakan keturunan yang soleh dan solehah. Kirimkan salam saya kepada dirinya, walaupun saya tidak mengenali dirinya, namun saya berharap dia dapat menjaga saudari dengan lebih baik daripada saya menjaga saudari.amin
Mungkin inilah jodoh kita. Dijodohkan bertemu hanya untuk bercinta. Dan kerana kekuasaanNya kita ditakdirkan berpisah seperti sebelum kita bercinta. Sebagai orang asing kita mulakan. Dan sebagai orang asing juga kita akhiri.
Wassalam......
XXXX Jan '07
INI ADALAH EMAIL DR SI DIA YG MASIH DEKNO SIMPAN....DAN HARI NI DEKNO KONGSI BERSAMA KAWAN-KAWAN SEMUA, MUNGKIN BILA ANDA SEMUA BACA...PUNCANYE DEKNO SENDIRI KAN....BUTA KERANA CINTA...BG DEKNO SI DIA TIDAK BERSALAH, CUMA DEKNO YG ALPA DGN CINTA..TIDAK MENGHARGAI YG BERADA DI DEPAN MATA...DAN PENYESALAN ITU TETAP TERSELIT DI SUDUT HATI....
Cinta tidak bersebab
Cinta tidak bersebab
Oleh : Lovely
lovely_crawler@yahoo.com
Go to my site
TIADA SEBAB UNTUK MENYINTAI... HANYA HATI MERASAKAN.. Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya kepada si suami. Ini dialog mereka...
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!
Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya?
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!
Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya
Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata "Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!"
Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi. Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma. Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan disebelah katil isterinya di hospital.
Surat tersebut berbunyi begini :
"Sayang!Jika disebabkan suara aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu..Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu...sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu..Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau tersenyum? tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu.... sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku
tidak boleh mencintai mu. Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang...Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab?
Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab.
Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang.
Namun begitu... ia boleh dirasai dalam hati....."
'Kadang-kadang Allah sembunyikan matahari.... Dia datangkan petir dan kilat.. kita tertanya-tanya ke mana hilangnya sinar.....tetapi...rupanya-rupanya Allah nak hadiahkan kita pelangi...'.
Sabtu, 05 Mei 2012
Ciri-Ciri Sekolah yang Melaksanakan Pembelajaran Aktif
Pembelajaran Aktif merupakan sebuah konsep pembelajaran yang dipandang sesuai dengan tuntutan pembelajaran mutakhir. Oleh karena itu, setiap sekolah seyogyanya dapat mengimplementasikan dan mengembangkan pembelajaran aktif ini dengan sebaik mungkin. Dengan merujuk pada gagasan dari Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas (2010), berikut ini disajikan sejumlah indikator atau ciri-ciri sekolah yang telah melaksanakan proses pembelajaran aktif ditinjau dari aspek: (a) ekspektasi sekolah, kreativitas, dan inovasi; (b) sumber daya manusia; (c) lingkungan, fasilitas, dan sumber belajar; dan (d) proses belajar-mengajar dan penilaian.
A. EKSPEKTASI SEKOLAH, KREATIVITAS, DAN INOVASI
Prestasi belajar peserta didik lebih ditekankan pada ”menghasilkan” daripada ”memahami”.
Sekolah menyelenggarakan ajang ‘kompetisi’ yang mendidik dan sehat.
Sekolah ramah lingkungan (misalnya; ada tanaman atau pohon, po bunga, tempat sampah)
Lebih baik lagi jika terdapat produk/karya peserta didik yang mempunyai nilai artistik dan ekonomis/kapital untuk dijual.
Lebih baik jika ada pameran karya peserta didik dalam kurun waktu tertentu, misalnya sekali dalam satu tahun.
Karya peserta didik lebih dominan daripada pemasangan beragam atribut sekolah.
Kehidupan sekolah terasa lebih ramai, ceria, dan riang.
Sekolah rapi, bersih, dan teratur.
Komunitas sekolah santun, disiplin, dan ramah.
Animo masuk ke sekolah itu makin meningkat.
Sekolah menerapkan seleksi khusus untuk menerima peserta didik baru.
Ada forum penyaluran keluhan peserta didik.
Iklim sekolah lebih demokratis.
Diselenggarakan lomba-lomba antarkelas secara berkala dan di tingkat pendidikan menengah ada lomba karya ilmiah peserta didik.
Ada program kunjungan ke sumber belajar di masyarakat.
Kegiatan belajar pada silabus dan RPP menekankan keterlibatan peserta didik secara aktif.
Peserta didik mengetahui dan dapat menjelaskan tentang lingkungan sekolah (misalnya, nama guru, nama kepala sekolah, dan hal-hal umum di sekolah itu).
Ada program pelatihan internal guru (inhouse training) secara rutin.
Ada forum diskusi atau musyawarah antara kepala sekolah dan guru maupun tenaga kependidikan lainnya secara rutin.
Ada program tukar pendapat, diskusi atau musyawarah dengan mitra dari berbagai pihak yang terkait (stakeholders).
B. SUMBER DAYA MANUSIA
Kepala sekolah peduli dan menyediakan waktu untuk menerima keluhan dan saran dari peserta didik maupun guru.
Kepala sekolah terbuka dalam manajemen, terutama manajemen keuangan kepada guru dan orang tua/komite sekolah.
Guru berperan sebagai fasilitator dalam proses belajar.
Guru mengenal baik nama-nama peserta didik.
Guru terbuka kepada peserta didik dalam hal penilaian.
Sikap guru ramah dan murah senyum kepada peserta didik, dan tidak ada kekerasan fisik dan verbal kepada peserta didik.
Guru selalu berusaha mencari gagasan baru dalam mengelola kelas dan mengembangkan kegiatan belajar.
Guru menunjukkan sikap kasih sayang kepada peserta didik.
Peserta didik banyak melakukan observasi di lingkungan sekitar dan terkadang belajar di luar kelas.
Peserta didik berani bertanya kepada guru.
Peserta didik berani dalam mengemukakan pendapat.
Peserta didik tidak takut berkomunikasi dengan guru.
Para peserta didik bekerja sama tanpa memandang perbedaan suku, ras, golongan, dan agama.
Peserta didik tidak takut kepada kepala sekolah.
Peserta didik senang membaca di perpustakaan dan ada perilaku cenderung berebut ingin membaca buku bila datang mobil perpustakaan keliling.
Potensi peserta didik lebih tergali serta minat dan bakat peserta didik lebih mudah terdeteksi.
Ekspresi peserta didik tampak senang dalam proses belajar.
Peserta didik sering mengemukakan gagasan dalam proses belajar.
Perhatian peserta didik tidak mudah teralihkan kepada orang/tamu yang datang ke sekolah.
C. LINGKUNGAN, FASILITAS, DAN SUMBER BELAJAR
Sumber belajar di lingkungan sekolah dimanfaatkan peserta didik untuk belajar.
Terdapat majalah dinding yang dikelola peserta didik yang secara berkala diganti dengan karya peserta didik yang baru.
Di ruang kepala sekolah dan guru terdapat pajangan hasil karya peserta didik.
Tidak ada alat peraga praktik yang ditumpuk di ruang kepala sekolah atau ruang lainnya hingga berdebu.
Buku-buku tidak ditumpuk di ruang kepala sekolah atau di ruang lain.
Frekuensi kunjungan peserta didik ke ruang perpustakaan sekolah untuk membaca/meminjam buku cukup tinggi.
Di setiap kelas ada pajangan hasil karya peserta didik yang baru.
Ada sarana belajar yang bervariasi.
Digunakan beragam sumber belajar.
D. PROSES BELAJAR-MENGAJAR DAN PENILAIAN
Pada taraf tertentu diterapkan pendekatan integrasi dalam kegiatan belajar antarmata pelajaran yang relevan.
Tampak ada kerja sama antarguru untuk kepentingan proses belajar mengajar.
Dalam menilai kemajuan hasil belajar guru menggunakan beragam cara sesuai dengan indikator kompetensi. Bila tuntutan indikator melakukan suatu unjuk kerja, yang dinilai adalah unjuk kerja. Bila tuntutan indikator berkaitan dengan pemahaman konsep, yang digunakan adalah alat penilaian tertulis. Bila tuntutan indikator memuat unsur penyelidikan, tugas (proyek) itulah yang dinilai. Bila tuntutan indikator menghasilkan suatu produk 3 dimensi, baik proses pembuatan maupun kualitas, yang dinilai adalah proses pembuatan atau pun produk yang dihasilkan.
Tidak ada ulangan umum bersama, baik pada tataran sekolah maupun wilayah, pada tengah semester dan / atau akhir semester, karena guru bersangkutan telah mengenali kondisi peserta didik melalui diagnosis dan telah melakukan perbaikan atau pengayaan berdasarkan hasil diagnosis kondisi peserta didik.
Model rapor memberi ruang untuk mengungkapkan secara deskriptif kompetensi yang sudah dikuasai peserta didik dan yang belum, sehingga dapat diketahui apa yang dibutuhkan peserta didik.
Guru melakukan penilaian ketika proses belajar-mengajar berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menemukan kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik dan sekaligus sebagai alat diagnosis untuk menentukan apakah peserta didik perlu melakukan perbaikan atau pengayaan.
Menggunakan penilaian acuan kriteria, di mana pencapaian kemampuan peserta didik tidak dibandingkan dengan kemampuan peserta didik yang lain, melainkan dibandingkan dengan pencapaian kompetensi dirinya sendiri, sebelum dan sesudah belajar.
Penentuan kriteria ketuntasan belajar diserahkan kepada guru yang bersangkutan untuk mengontrol pencapaian kompetensi tertentu peserta didik. Dengan demikian, sedini mungkin guru dapat mengetahui kelemahan dan keberhasilan peserta dalam kompetensi tertentu.
==========
Sumber: Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas. 2010. Panduan Pengembangan Pendekatan Belajar Aktif; Buku I Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta.
23 Ciri Ciri Orang Yang Cinta Kamu
Mei 27, 2010 pada 4:59 pm (Artikel)
Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya.
Walaupun kamu sudah memiliki teman istimewa atau kekasih, dia tidak perduli! Baginya yang penting kamu bahagia dan kamu tetap menjadi impiannya.
Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, Baca entri selengkapnya »
10 Komentar
20 Fakta Mengerikan Mengenai Masa Depan Kita dan Bumi
Mei 22, 2009 pada 11:07 am (Artikel)
Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran.
Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.
Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini? Berikut ini fakta-faktanya: Baca entri selengkapnya »
12 Komentar
Falsafah Buah
Januari 20, 2009 pada 9:52 am (Renungan)
1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu?monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
Artinya : Jangan suka pamer
2. Jadilah pohon Pisang. Baca entri selengkapnya »
23 Komentar
Update Lagi Dech
Januari 10, 2009 pada 8:24 am (Empunya Gawe)
Akhirnya setelah sekian lama ga’ lagi update blog, eh di suasana kejenuhan di kantor, tak sempet2 in dech baca baca artikel lagi yang bisa di kumpulin di blog ku.
Sebenernya seeh dah ga’ sempet otak atik nech blog, coz di comenin ma B****S ku terus jadi ga’ semangat update datanya, tapi ya nyambi ngilangin kebosenan boleh lah sesekali, soalnya setelah tak tinggal terlalu lama ternyata yang coment di blog ini banyak banget…
Thanks Alot ya para pembaca setia Blog ini…
God Bless You
5 Komentar
Psikologi Islam
Januari 10, 2009 pada 8:15 am (Artikel)
Manusia adalah makhluk yang berfikir dan merasa serta berkehendak dimana perilakunya mencerminkan apa yang difikir, yang dirasa dan yang dikehendakinya. Manusia juga makhluk yang bisa menjadi subyek dan obyek sekaligus, disamping ia dapat menghayati perasaan keIslaman dirinya, ia juga dapat meneliti keberIslaman orang lain. Tetapi apa makna Islam secara psikologis pasti berbeda-beda, karena Islam menimbulkan makna yang berbeda-beda pada setiap orang. Bagi sebagian orang, Islam adalah ritual ibadah, seperti salat dan puasa, bagi yang lain Islam adalah pengabdian kepada sesama manusia bahkan sesama makhluk, bagi yang lain lagi Islam adalah akhlak atau perilaku baik, bagi yang lain lagi Islam adalah pengorbanan untuk suatu keyakinan, berlatih mati sebelum mati, atau mencari mati (istisyhad) demi keyakinan. Baca entri selengkapnya »
3 Komentar
Mei 27, 2010 pada 4:59 pm (Artikel)
Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya.
Walaupun kamu sudah memiliki teman istimewa atau kekasih, dia tidak perduli! Baginya yang penting kamu bahagia dan kamu tetap menjadi impiannya.
Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, Baca entri selengkapnya »
10 Komentar
20 Fakta Mengerikan Mengenai Masa Depan Kita dan Bumi
Mei 22, 2009 pada 11:07 am (Artikel)
Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran.
Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.
Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini? Berikut ini fakta-faktanya: Baca entri selengkapnya »
12 Komentar
Falsafah Buah
Januari 20, 2009 pada 9:52 am (Renungan)
1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan jambu?monyet memamerkan bijinya yang cuma satu-satunya.
Artinya : Jangan suka pamer
2. Jadilah pohon Pisang. Baca entri selengkapnya »
23 Komentar
Update Lagi Dech
Januari 10, 2009 pada 8:24 am (Empunya Gawe)
Akhirnya setelah sekian lama ga’ lagi update blog, eh di suasana kejenuhan di kantor, tak sempet2 in dech baca baca artikel lagi yang bisa di kumpulin di blog ku.
Sebenernya seeh dah ga’ sempet otak atik nech blog, coz di comenin ma B****S ku terus jadi ga’ semangat update datanya, tapi ya nyambi ngilangin kebosenan boleh lah sesekali, soalnya setelah tak tinggal terlalu lama ternyata yang coment di blog ini banyak banget…
Thanks Alot ya para pembaca setia Blog ini…
God Bless You
5 Komentar
Psikologi Islam
Januari 10, 2009 pada 8:15 am (Artikel)
Manusia adalah makhluk yang berfikir dan merasa serta berkehendak dimana perilakunya mencerminkan apa yang difikir, yang dirasa dan yang dikehendakinya. Manusia juga makhluk yang bisa menjadi subyek dan obyek sekaligus, disamping ia dapat menghayati perasaan keIslaman dirinya, ia juga dapat meneliti keberIslaman orang lain. Tetapi apa makna Islam secara psikologis pasti berbeda-beda, karena Islam menimbulkan makna yang berbeda-beda pada setiap orang. Bagi sebagian orang, Islam adalah ritual ibadah, seperti salat dan puasa, bagi yang lain Islam adalah pengabdian kepada sesama manusia bahkan sesama makhluk, bagi yang lain lagi Islam adalah akhlak atau perilaku baik, bagi yang lain lagi Islam adalah pengorbanan untuk suatu keyakinan, berlatih mati sebelum mati, atau mencari mati (istisyhad) demi keyakinan. Baca entri selengkapnya »
3 Komentar
Langganan:
Postingan (Atom)